Sosio Antropologi Kesehatan

 NAMA : ASMAUL HUSNAH

NIM : 70200120068

KELAS : KESMAS A

TUGAS SOSIO ANTROPOLOGI KESEHATAN

1. Apa yang anda pahami terkait sosio antropologi kesehatan?.

Yang saya pahami terkait Sosio Antropologi Kesehatan yaitu, membahas tentang konsep sosiologi kesehatan tentang budaya, kebudayaan serta fenomena dan tantangan kesehatan yang dihadapi mempunyai peran penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Dinamika dan diterminan sosial budaya memengaruhi status kesehatan masyarakat.

2. Mengapa kajian sosio antropologi diperlukan dalam bidang ilmu kesehatan masyarakat?

Sosio Antropologi Kesehatan mengkaji masalah-masalah kesehatan dan penyakit dari dua kutub yang berbeda yaitu kutub biologi dan kutub sosial budaya.

Pokok perhatian Kutub Biologi :

• Pertumbuhan dan perkembangan manusia

• Peranan penyakit dalam evolusi manusia

• Paleopatologi (studi mengenai penyakit-penyakit purba)

Pokok perhatian kutub sosial-budaya :

• Sistem medis tradisional (etnomedisin)

• Masalah petugas-petugas kesehatan dan persiapan profesional mereka

• Tingkah laku sakit

• Hubungan antara dokter pasien

• Dinamika dari usaha memperkenalkan pelayanan kesehatan baratkepada masyarakat tradisional.

Antropologi kesehatan merupakan bagian dari antropologi sosial dan kebudayaan yang mempelajari bagaimana kebudayaan dan masyarakat mempengaruhi masalah-masalah kesehatan, pemeliharaan kesehatan dan masalah terkait lainnya.

3. Seberapa penting ilmu sosio antropologi diperlukan dalam pemecahan masalah kesehatan masyarakat ?.

Dengan ilmu antropologi kita akan mengetahui bagaimana menangani masalah kesehatan atau kekurangan gizi suatu masyarakat. Dengan ilmu ini kita dapat meyakinkan masyarakat tentang pentingnya kesehatan ini dan betapa pentingnya makanan yang mengandung gizi untuk tubuh kita, ataupun kita bisa memberikan alternatif lain yaitu dengan cara kita memberikan penyuluhan dengan cara menyarankan kepada masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak gizi yang tidak bertentangan dengan kebudayaan mereka. Agar apa yang kita usahakan tidak sia-sia karena tidak mungkin atau kecil sekali kemungkinan kita dapat memperbaiki gizi suatu daerah kalau apa yang kita sarankan itu bertentangan dengan kebudayaan mereka. Akan sulit sekali kita merubah perilaku seseorang yang diakibatkan oleh budaya, hal itu akan memakan atau membutuhkan proses yang lama dan panjang.

Contohnya, Pada zaman sekarang banyak sekali orang yang kekurangan gizi atau mengalami gizi buruk. Masalah ini sangat meresahkan sekali, karena asupan gizi itu penting sekali bagi kelangsungan hidup manusia. Dengan gizi yang baik, manusia dapat hidup sehat karena dengan mengkonsumsi gizi yang baik dapat mencegah penyakit, meningkatkan daya tahan tubuh sehingga bisa terhindar dari berbagai penyakit. Kekurangan gizi ini bisa diakibatkan oleh panen yang gagal, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gizi itu sendiri dan bisa juga diakibatkan oleh kebiasaan-kebiasaan atau pantangan-pantangan yang dianut atau dipercaya oleh suatu masyarakat, dimana tidak boleh memakan atau mengkonsumsi suatu makanan yang justru mengandung banyak gizi.

4. Berikan pendapat anda terkait factor budaya dan kepercayaan terhadap terjadinya suatu penyakit disuatu daerah / wilayah?

Fenomena yang berkembang di masyarakat desa Balong sari merupakan suatu bagian dari kearifan lokal.Terjadinya fenomena dukun Ponari tidak lepas dari kepercayaan masyarakat kita terhadap hal yang bersifat mistik dan sugesti yang menganggap bahwa batu yang dimiliki Ponari memang mempunyai kekuatan yang bisa menyembuhkan dari berbagai penyakit.

Perilaku masyarakat yang masih mempercayai dukun juga tidak terlepas dari tingkat pendidikan yang ada di masyarakat dan rendahnya tingkat pengetahuan tentang kesehatan, mendorong masyarakat untuk percaya terhadap hal-hal yang tidak rasional yang berkembang di masyarakat kita sehingga fenomena seperti sangat mudah diterima tanpa adanya pertimbangan yang matang. Fenomena seperti sudah berkemabang di masyarakat sudah dari zaman nenek moyang. Fenomena dukun Ponari adalah hal yang sudah lazim masyarakat ini. Sebagian orang tidak pernah lepas dari hal-hal yang berbau supranatural. Masyarakat rupanya lebih percaya dan lebih mudah memahami cara penyembuhan melelui dukun Ponari daripada cara penyembuhan oleh tenaga medis.

 Melihat realita di lapangan, kita memang harus mendorong institusi kesehatan untuk tidak hanya menyembuhkan penyakit, tetapi juga melakukan pendidikan kesehatan masyarakat.Puskesmas harus didorong untuk benar-benar menjadi pusat kesehatan masyarakat bukan hanya tempat untuk menyembuhkan penyakit.


Komentar